Tessitura


Sep 3rd, 2014

Menurut wikipedia, istilah ini berasal dari bahasa Italia yang artinya tekstur.

Namun demikian, pada prakteknya definisi tessitura dibagi menjadi dua konteks:

1. Lagu

Dalam konteks LAGU, tessitura = area yang paling sering dinyanyikan dalam lagu tersebut.

Contoh:

Lagu “Aku Pasti Kembali” (Pasto) dalam nada dasar asli terdengar seolah-olah bisa dinyanyikan oleh Baritone karena hanya sampai F4. Tetapi jika menilik lebih lanjut, nada F4 tersebut diulang berkali-kali dan sangat melelahkan untuk Baritone.

Kesimpulannya, dalam nada dasar asli, lagu ini memiliki tessitura rendah bagi Tenor tetapi terlalu tinggi untuk Baritone, apalagi Bass.

2. Range Penyanyi

Dalam konteks RANGE, tessitura = area ternyaman dari seorang penyanyi untuk didengarkan.

Tessitura bukan range, tetapi bagian dari range. Biarpun anda memiliki range F2-G4 tetapi bisa jadi tessituranya hanya C3-C4.

Perlu diketahui bahwa tessitura setiap orang berbeda-beda dan sangat kompleks variasi-nya. Dalam jenis suara yang sama, belum tentu tessitura-nya sama.

Contoh:

Sopran A, tessitura = B3-E5
Sopran B, tessitura = Bb3-Eb5
Sopran C, tessitura = A3-D5
Sopran D, tessitura = Ab3-C#5


Pemahaman kita akan tessitura sangat berguna dalam:
– memilih lagu,
– mengembangkan suara.