<h1>Range atau Jangkauan Nada Penyanyi « </h1>nyanyi.info

May 29

Range atau Jangkauan Nada Penyanyi

Dahulu saat belum masuk ke sekolah musik saya pernah memiliki beberapa pertanyaan yang sangat mengganggu, dan sangat penasaran mengetahui jawabannya. Salah satu pertanyaannya adalah berikut ini:

“Seberapa lebar jangkuan nada saya saat menyanyi?”

:?:

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya mencari tahu bagaimana / cara mengukur jangkauan nada yang benar. Dan ternyata cara mengukur jangkauan nada yang paling valid adalah menggunakan Piano, tidak terbatas hanya pada jenis Grand Piano saja, tetapi semua jenis, baik Baby Grand Piano, Upright Piano maupun Electric Piano. Alasan kita memilih instrumen ini karena dua hal:

1) Piano adalah alat music standar dunia yang pakem, artinya selalu tepat atau tidak berubah-ubah.

2) Piano memiliki jangkauan nada yang sangat luas, yaitu 7 oktaf.

Setelah tahu cara mengukurnya, kemudian cobalah mengukur suara kita dengan piano. Catat nada terendah dan nada tertinggi yang bisa kita nyanyikan / bunyikan sesuai dengan piano, maka itulah jangkauan nada kita. Silahkan perhatikan gambar di bawah ini ketika mencatat jangkauan nada anda.

Seringkali telinga yang kurang terlatih, menilai jangkauan nada seseorang berdasarkan warna suara saja, lalu menduga-duga. Misalnya ketika mendengar Glenn Fredly, warna suaranya yang tipis dan terkesan melengking membuat kita menilai bahwa jangkauan suaranya pasti luas dan tinggi. Padahal kenyataannya Delon yang bersuara lebih tebal, justru lebih luas dan lebih tinggi dibandingkan mereka yang bersuara melengking. Jika anda tidak percaya, silahkan di cek melalui piano.
:)

Di sini kita ketahui bahwa warna suara tidak dapat dijadikan sebagai sebuah patokan dan kita harus benar-benar jeli dalam menilai jangkauan nada seseorang.


Comment

  1. Peter says:

    Ada yang tau gk? Program di komputer yang bisa digunain untuk transpose chord lagu2 kita, cari dmn? >.<

  2. bryan says:

    Mr.D, maaf saya salah tulis sebelumnya, wktu d ukur itu range voc.q F2#-G4.Seharusnya suaraku tenorkan?Tapi kata jurinya suaraku nanggung, dan dia bilang suara ku masuk bariton. kenapa ya suaraq di ktakan bariton?

    • Walaupun melalui piano kita langsung mengetahui range vocal kita, tapi ada baiknya kita juga menge-cek timbre (warna suara). Karena terus terang, beberapa baritone pun mampu sampai G4. Setelah keduanya di cek, pertanyaannya baru muncul “apakah range dan warna vocal saya benar-benar tenor?”

      Saya sendiri tidak bisa yakin apakah anda seorang tenor atau baritone bila tidak mendengar secara langsung dan test di depan piano. Saran saya, tanyakan kepada guru vocal (menyanyi) anda, atau tanyakan pada orang yang mumpuni di bidang vocal dan tentunya juga berpendidikan musik.

      Seandainya suara anda memang baritone, berita baiknya, Choir tetap membutuhkan suara anda, karena tidak sedikit aransemen yang melibatkan suara baritone.

      8) Semoga memahami maksud saya.

  3. bryan says:

    Dear mr.deniel,Aku pernah ikut audisi untuk paduan suara ternyata jangkauan sura q dari F2#- G3, trus kta jurinya aku ga bisa masuk, karna suara q nanggung, naggung apa ya mksdnya?

    • Dear Mr. Bryan

      Waktu itu anda tidak menanyakan langsung kepada juri? Sebenarnya kalau anda tanya langsung, jawaban pasti lebih jelas.

      Tapi kalau memang ingin tahu, coba klik di sini. Nah, setelah membaca mungkin anda akan mulai mengerti maksud juri. Tapi kalau masih bingung juga, coba anda reply comment saya lagi dan saya akan coba jelaskan dari sudut pandang saya.
      :) Segitu dulu, be blessed.

  4. guh says:

    oh okei..gpp mas daniel..thx banget..heehe..

    • :) Dear Mr. Guh

      Brian Mc Night
      Yup dia pakai falsetto juga dalam bernyanyi. Falsetto Brian tidak tebal, malah suara asli dan falsettonya terlihat jelas berbeda. Justru yang terlihat tebal adalah warna suara aslinya. Brian Mc Night suaranya cenderung menggunakan neck voice, sehingga falsetto-nya kurang bagus/maximal menurut saya.
      Untuk range beliau (dengan atau tanpa falsetto), saya kurang tahu, karena kalau kita mendengar dari satu dua lagu saja sulit diketahui. Yang paling tepat memang berhadapan muka, tapi kayaknya sulit deh,
      :D hehe…

      Michael Jackson
      Jacko warna suaranya lebih tipis dari Brian Mc Night, itu adalah kelebihan dan kekurangannya. Saya katakan kelebihan dan kekurangan karena orang yang memiliki timbre (warna suara) yang tipis ketika berpindah ke suara falsetto tidak terdengar berbeda dengan suara aslinya; apalagi kalau yang mendengar adalah orang awam.
      Dengan kemampuan seperti itu Jacko terdengar memiliki range suara asli yang panjang, padahal sebenarnya ia sudah memasuki wilayah falsetto pria.
      :? dong kan?

      Falsetto yang baik menurut saya adalah falsetto yang menggunakan teknik head resonance (head voice). Banyak orang berfikir bahwa head resonance hanyalah suara atas yang ditelan ke belakang, sehingga bunyinya terdengar seolah2 dari kepala, padahal teknik head resonance lebih sulit dari itu.

      Be blessed!

  5. guh says:

    oke mas daniel thx nih udah luangin waktunya..saya tnggu yh info ttg jacko and brian..hehe..oh begitu..mm..nice voice..tinggi skali..hehe…

  6. guh says:

    okei thx mas daniel..saya tunggu jawaban untuk jacko and brian mc knight nya ya..thx buat banyak infonya..mba fifi itu seriosa?

    • Ok. Besok habis kerja baru saya jawab ya.

      NB: Fifi sebenarnya tidak terlalu seriosa kok bro Guh, saya bilang, dia lebih ke Classical Pop. Artinya Pop yang menggunakan head voice bukan neck voice.

  7. guh says:

    oh begitu…contoh penyanyi seperti jacko or brian mc knight..mereka punya range suara yg luar biasa luas kan mas??apakah mereka menggunakan falsetto jg??klo ia menggunakan falsetto brian mc knight luar biasa skali donk??di lagunya yg for the one..suara dy tinggi and tebel banget..so kemungkinan menggunakan falsetto tidak akan merusak suara kita ya??

    • Eh iya lupa menambahkan.
      :twisted: Hihi…

      Falsetto yang di head voice kan tidak merusak pita suara, yang merusak adalah mereka yang mencoba menggunakan teknik ini dengan resonansi leher secara terus menerus dalam jangka yang lama.

      Saya kira justru contoh yang baik untuk falsetto adalah penyanyi seperti Josh Groban. Dia adalah penyanyi dengan teknik head voice namun juga menggunakan falsetto dalam beberapa lagunya. Tetapi karena falsetto Josh Groban menggunakan resonansi kepala maka suara tersebut terdengar sangat alami dan indah.

      8) Sekian dulu jawaban saya, good night. Diteruskan besok ya.

      Be blessed!

  8. guh says:

    owh begitu..thx banget nih infonya..tergolong tenor ato bass nih suara saya kira”??tapi mas..guru saya yang sekarang malah sedang melatih saya menggunakan head voice bukan untuk falsetto..dan nyatanya emg guru saya bisa menggunakan head voice itu..dan sedikit”saya dapet untuk head voice tersbut..oh ya itu untuk yg melath falsetto nyanyiin lagu dari awal sampai akhir menggunakan falsetto ato d campur dengan suara asli saya??lalu klau menggunakan falsetto itu tidak akan membuat pita suara kita menjadi rusak kan???bless you..

    • :roll: Kalau hanya dilihat dari segi range-nya (yang F2 – A4 tadi), kemungkinan besar anda Tenor. Tapi untuk kepastiannya, suara apa yang anda miliki, tentu kita harus bertatap muka langsung, lalu kita test dengan piano. Oleh sebab itu saran saya, lebih baik anda tanyakan langsung ke guru anda sendiri, karena beliau harusnya lebih tahu range vocal anda daripada saya.

      8) Wow ternyata sudah mulai belajar “head voice”, berarti mas Guh sudah belajar teknik yang baik. Hanya saja / meskipun range anda sekarang sudah sampai Tenor tapi bisa jadi, anda sebenarnya adalah Baritone. Kenapa bisa demikian? Hal ini bisa terjadi bila kita sering berlatih head voice, maka range Baritone anda merangkak naik dan mencapai A4. Tapi kalau ternyata F2 – A4 nya adalah murni, maka anda pasti tenor.

      Mungkin yang perlu saya pisahkan agar mas Guh tidak rancu adalah istilah “head voice” yang seringkali digunakan untuk menunjuk pada “head resonance”. Bedakah? Sebenarnya iya, namun di dalam vocal sering diartikan sama.

      Untuk mempermudah, jawaban selengkapnya saya jadikan artikel, jika anda ingin membacanya silahkan klik halaman ini.

  9. guh says:

    suara saya di keyboard dari f naik 1 oktaf f naik lgi f smpai skitar bisa smpai A di oktaf ke 3..ini udh di titik maksimal atau belum??blh tau cara melatih falsetto?abis falsetto saya tipis banget..thx before mas daniel..bless you..

    • 8O Wow, berarti saya asumsikan suara “asli” anda dari F2 – A4 (jika bingung dengan istilah tersebut, lihat gambar piano di atas). Dan kalau benar suara anda sudah 2 oktaf atau lebih, berarti anda sudah pada batasnya.

      8) Ok, sekarang kita berbicara masalah falsetto pria. Untuk melatih ini memang tidak mudah, apalagi anda katakan bahwa falsetto anda tipis. Untuk mempertebal dan memperindah atau memaximalkan falsetto, dibutuhkan kesabaran, karena biasanya waktu yang dibutuhkan tidak sebentar. Paling baik memang menggunakan guru vocal.

      ;) Tetapi kalau ingin melatih sendiri bisa anda coba dengan:
      1)

      Cobalah vocalizing beberapa nada di bawah batas suara anda (misalnya: D4), lalu dari titik itu naik sampai ke (C5 atau E5). Bunyikan “Aa-a-a-a-a…” dengan nada do-re-mi-fa-sol, kemudian ganti dengan do-mi-sol-mi-do. Latih terus setiap hari selama 15-30 menit hingga falsetto anda tebal dan nyaman di dengar.

      2)

      Ubah nada dasar lagu yang anda nyanyikan setiap harinya. Misalnya, anda biasa menyanyikan lagu “Tak Lekang Oleh Waktu” Keripatih dengan nada dasar do=D, sekarang ubah menjadi nada dasar do=F atau do=G. Sehingga ketika menyanyikan lagu tersebut anda melewati titik falsetto.

      Latih 2 hal tersebut setiap hari dalam beberapa bulan, kemungkinan anda akan menemukan falsetto yang lebih tebal dan lebih indah. Tapi kalau anda belum juga berkembang dengan cara itu, berarti anda memang membutuhkan guru vocal yang tahu cara melatih teknik itu.

      :roll: Jangan mudah tergiur dengan iklan “les vocal bagus dan terkenal” di sebuah kursusan / sekolah musik A atau B karena sudah menghasilkan artis ini dan itu; justu beberapa kali saya temui, murid dari tempat kursus besar malah kurang berkembang. Kenapa hal tersebut bisa demikian? Karena orientasi tempat les tersebut bukan lagi mendidik tetapi lebih untuk penghidupan.

      Justru menurut saya, kalau anda benar-benar ingin belajar carilah guru yang dari pendidikan musik, dan carilah yang betul-betul mumpuni di bidangnya yang ada di kota anda. Syukur-syukur guru vocal anda yang sekarang sudah seperti itu.

      Semoga menjadi berkat.

      Be blessed.

  10. guh says:

    aku aku..range suara kita tuh bisa nambah ato ga sih??bingung..kata guru yg 1 range suara ga bisa nambah kata yg lain nya bisa..bisa d krim ke e-mail saya??

    • Dear Mr. Guh

      Range bisa nambah/tidak itu tergantung. Kalau anda belum mencapai titik maximal dari range vocal anda, berarti masih bisa nambah sampai maximal. Tapi kalau anda sudah pada titik maximal, maka range itu sudah pada batasnya.

      Untuk mempermudah, jawaban selengkapnya saya jadikan artikel, jika anda ingin membacanya silahkan klik halaman ini.

  11. Nita says:

    Aku dimana ya pak guru :-)